• gerryaldimatio

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah Mewah 2020

Updated: Aug 24, 2020

Ingin membangun rumah mewah? Sebelum memulai bangun rumah, penting untuk Anda mengetahui biaya yang diperlukan.


Ini karena Anda perlu perkiraan anggaran dana yang harus disiapkan. Pastinya, Anda tidak ingin kewalahan sewaktu membangun karena salah perhitungan biaya kan? Apalagi kalau membangun rumah mewah yang harganya mahal.


Ciri-ciri rumah mewah biasanya adalah:


  • Terletak di lokasi prima

  • Luas bangunan di atas 200 m2

  • Terbuat dari bahan material premium

  • Memiliki fasilitas mewah (kolam renang, gym, lapangan tennis)


Nah, di artikel ini kami akan memberi tahu Anda:


  1. Cara gampang menghitung biaya bangun rumah mewah (Sistem meter persegi).

  2. Cara menghitung biaya bangun rumah mewah secara teliti (Sistem harga satuan).

  3. Analisa perbandingan 2 cara perhitungan menggunakan contoh RAB rumah mewah.


Ini akan membantu Anda mempunyai anggaran biaya yang jelas untuk proyek membangun rumah.


Penting juga bagi Anda untuk menyiapkan dana untuk biaya lain-lain seperti:

  • Biaya pekerjaan tambahan

  • Mengubah rencana di tengah pengerjaan

  • Harga material meningkat

  • Biaya diluar pembangunan rumah (e.g. izin, gambar desain, pajak, konsultasi)

Anda bisa mengasumsi tambahan biaya sekitar 15% dari total biaya bangun rumah yang dihitung untuk membayar jika terjadinya hal-hal diluar dugaan.


Di artikel ini, kami tidak memasukkan perhitungan ini. Anda bisa menambahkan asumsi biaya sesuai dengan kebutuhan sendiri.


Sebelum mulai menghitung, Anda perlu mendapatkan gambar arsitektur rumah terlebih dahulu. Gambar arsitektur adalah langkah pertama saat membangun rumah.


Ayo, mari kita mulai hitung biaya bangun rumah Anda…



Cara gampang menghitung biaya bangun rumah mewah (Sistem meter persegi)

Cara ini bisa dilakukan dengan mudah, Anda hanya perlu kalkulator untuk menghitungnya.


Pertama, Anda perlu tahu luas bangunan rumah Anda. Luas bangunan rumah dihitung dari gambar arsitektur.


Setelah itu, Anda perlu ketahui biaya per meter persegi (m2) untuk membangun rumah Anda.


Rumus yang digunakan untuk menghitung biaya bangun sistem meter persegi adalah:


Luas Bangunan Rumah X Biaya Per m2 = Biaya Bangun Rumah


Untuk rumah mewah, biaya per m2 rata-rata bisa diasumsikan sekitar Rp 5-6 juta/m2 dengan luas di atas 200m2. Tentu saja, harga bisa lebih tinggi tergantung materi yang Anda gunakan.


Sebagai perbandingan, asumsi biaya untuk rumah standar berada di kisaran Rp 3,7-4,5 juta/m2.


Harga per m2 yang lebih mahal ini adalah karena material dan perabotan rumah mewah itu lebih berkualitas. Lihat 5 ide desain cocok untuk new normal yang bisa Anda tambahkan ke rumah mewah Anda.


Tentu saja, harga pembangunan tidak selalu konstan. Tetapi untuk 2020, asumsi harga ini sudah tepat untuk membangun rumah mewah baru.


Seiring waktu berjalan, Anda bisa melihat harga pasar di sekitar lokasi rumah atau menanyakan kepada ahlinya untuk harga terbaru. Hal seperti inflasi dan keadaan pasar bisa mempengaruhi biaya upah dan material.


Ini akan secara langsung mempengaruhi biaya bangun rumah.


Mari kita lihat contoh perhitungan:


Luas bangunan rumah = 250 m2


Biaya per m2 = Asumsi Rp 5,000,000/m2


Biaya bangun rumah:


250 X 5,000,000 = Rp 1,250,000,000


Cara menghitung sistem meter persegi adalah cara cepat dan mudah yang bisa dilakukan oleh masyarakat umum.


Jumlah ini hanya merupakan estimasi dari biaya yang dibutuhkan. Anda bisa menyiapkan anggaran dana dengan ini sebagai patokan.


Tapi, jumlah ini hanya perhitungan kasar dan tidak bisa Anda gunakan sebagai dasar untuk perjanjian kontrak kerja proyek konstruksi.


Karena itu, Anda perlu menggunakan cara yang lebih mendalam ini…

Cara menghitung biaya bangun rumah secara teliti (Sistem harga satuan)

Hitungan sistem harga satuan dilakukan dengan membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tentunya, membuat RAB itu rumit karena Anda perlu ketrampilan khusus.


Karena itu, kami sarankan Anda menggunakan jasa kontraktor untuk membantu membuat RAB. Konsultasi gratis dengan kami di sini mengenai RAB rumah Anda.


Namun, itu bukan berarti Anda tidak perlu ikut campur dengan pembuatan RAB. Anda tetap harus mengerti cara membuat dan membaca RAB supaya Anda tidak tertipu oleh kontraktor.


Ketahui 5 langkah dalam perhitungan RAB berikut ini:

1) Sediakan gambar arsitektur


Semua daftar pekerjaan yang akan dihitung akan mengacu kepada gambar arsitektur. Jenis pekerjaan, spesifikasi dan ukuran bahan bangunan hanya bisa ditentukan setelah ada gambar kerja.


Dari informasi inilah baru Anda bisa menghitung volume pekerjaan dan harga satuan kerja.

2) Hitung volume pekerjaan


Volume pekerjaan dihitung dengan mendaftarkan jumlah satuan yang diperlukan untuk setiap item pekerjaan.


Satuan bisa bermacam-macam, contohnya seperti:


  • Meter kubik – untuk beton

  • Meter persegi – untuk cat, keramik lantai

  • Meter – untuk pipa

  • Buah/Unit – untuk wastafel, keran, pintu

  • Kilogram – untuk besi



3) Tentukan harga satuan kerja


Daftarkan harga upah dan material untuk setiap satuan kerja. Biasanya, kontraktor sudah menggabungkan harga upah dan material pada harga satuan.


Harga material dan upah ditetapkan oleh kontraktor saat membuat RAB. Harga pasaran upah dan material bisa Anda cek secara online atau dengan menanyakan langsung pada tukang atau toko bangunan.


4) Menghitung jumlah biaya pekerjaan


Jumlah biaya pekerjaan dihitung dengan cara berikut:


Volume Pekerjaan X Harga Satuan Kerja = Jumlah Biaya Pekerjaan


5) Rekapitulasi total biaya bangun rumah


Total biaya bangun rumah dihitung dengan menambahkan semua jumlah biaya pekerjaan yang sudah dihitung di langkah ke-4. Untuk contoh di bawah, total biaya di warnai kuning.


Subtotal juga biasa ditampilkan untuk setiap kategori pekerjaan. Contoh:


  • Pekerjaan pagar

  • Pekerjaan pondasi

  • Pekerjaan struktur



Silahkan melihat contoh RAB lengkap di bawah ini:



Analisa 2 cara perhitungan menggunakan contoh RAB rumah mewah

Nah, menggunakan contoh RAB rumah mewah di atas, mari kita bandingkan 2 cara perhitungan ini.


Sistem harga satuan:


Luas bangunan = 430.44 m2


Total biaya bangun rumah = Rp 2,396,900,000

Sistem meter persegi:


Luas bangunan = 430.44 m2


Biaya per m2 = Asumsi Rp 5,000,000 dan Rp 6,000,000


Total biaya bangun rumah:


430.44 X Rp 5,000,000 = Rp 2,152,200,000


430.44 X Rp 6,000,000 = Rp 2,582,640,000


Dari contoh ini, Anda bisa melihat bahwa estimasi dengan hitungan sistem meter persegi memberi kisaran biaya di antara Rp 2,152,200,000 – 2,582,640,000.


Estimasi ini berdekatan dengan perhitungan sistem harga satuan sejumlah Rp 2,396,900,000.

Penutup


Anda bisa menggunakan 2 cara untuk menghitung biaya bangun rumah mewah.


Dengan sistem meter persegi, gunakan biaya per m2 di kisaran Rp 5,000,000 – 6,000,000. Ini akan memberikan estimasi yang mendekati hasil perhitungan sistem harga satuan.


Perhitungan sistem harga satuan lebih rinci dibanding sistem meter persegi. Kontraktor menggunakan perhitungan jumlah sistem harga satuan sebagai dasar kontrak kerja, bukan sistem meter persegi.


Sekarang, cobalah menghitung biaya proyek rumah mewah Anda dengan langkah-langkah di atas ini.


Follow kami di Facebook


Share post ini kepada teman dan keluarga Anda yang ingin membangun rumah.

1,979 views0 comments

Recent Posts

See All